RSS

Arsip Kategori: dari hati

Nilai sebuah ketulusan, Permata Hari Ini ;)

Halo teman

kesombongan itu menghancurkan,
namun kasih memulihkan

Satu senyuman tulus dapat meluluhkan tatapan yang sombong,
bahkan kemarahan dapat dibungkamnya!

Aku melihat dan memperhatikan…
Seringkali suatu masalah yang rumit terselesaikan dengan begitu mudahnya!

Adalah gampang menemukan orang yang pandai…
Adalah gampang menemukan orang yang kaya…
Adalah gampang menemukan orang yang cantik/tampan…

Tapi..
kepandaian saja tidak cukup
kekayaan bukan jaminan
dan eloknya paras dapat dimanipulasi..begitu tipis.. setipis kulit wajahmu

Begitu mahalkah sebuah ketulusan?

Teman,

ketulusan adalah berbuat baik meski tidak dilihat orang,

atau ketika kamu berusaha jadi baik namun orang tetap saja mencurigaimu

lepaskan saja marah dan racun itu, apa gunanya itu bagimu?

menjadi tulus tidaklah naif
menjadi tulus bukanlah berarti kamu lemah!

itulah perang melawan diri sendiri:
keinginan untuk dipuji
keinginan untuk membanggakan diri

itulah saatnya kau menguji kekuatan batinmu!

orang yang menguasai dirinya melebihi pahlawan yang merebut kota
orang yang tulus adalah pemenang yang sebenarnya

Orang boleh saja mengaburkan makna ketulusan
namun,
kamu,
jangan pernah berhenti berbuat baik,
dan lakukanlah itu dengan tulus

orang mungkin tidak akan pernah tahu,
namun kamu akan selalu tersenyum bangga,
karena kamu tahu kamu telah mengalahkan musuh terbesarmu,
yaitu dirimu sendiri :)

God bless U!

 
4 Comments

Posted by pada 15 Januari, 2009 in dari hati, Opini

 

Bingung cari pasangan hidup..? Ini dia tipsnya!

Bingung cari pasangan? Remaja yang beranjak dewasa biasanya dihadapkan dengan masalah klasik ini. Ada yang cuek abis, ‘dapat langsung embat’, ada juga yang super selektif, menunggu ‘miss perfect’ ataupun ‘mr perfect’ untuk menghampiri mereka. Well, kita tidak perlu se-ekstrim itu karena tidak ada manusia yang sempurna, hanya saja kita menunggu pasangan yang tepat. Tepat? Seperti apa (siapa)?

Ada satu referensi bagus yg aku dapat dari hasil arsip di komputerku, sumbernya lupa ;p maaf utk author-nya. However, biar artikel ini berguna bagi kalian semua. Selamat membaca!

Memilih pasangan hidup memang harus hati-hati. Bibit bobot bebet bukan hanya sekedar nasehat tidak penting dari orang tua. Itu benar-benar sesuatu yang harus dipertimbangkan. Tapi ada beberapa hal sederhana yang bisa membantu anda dalam pendekatan awal untuk bisa mempertimbangkan apakah orang ini layak diperjuangkan untuk menjadi kandidat pasangan anda kedepan nanti.

1. Bagaimana reputasinya?
Tidak selamanya mimpi “untuk mengubah seorang yang liar menjadi orang yang baik hati” itu bisa menjadi kenyataan. Karena itu jika reputasi orang yang anda sukai itu sangat buruk diluar sana , anda sebaiknya berhati-hati dan berpikir dua kali.

2. Kenali setiap percakapan dengannya.
Dalam percakapan itu, yang penting anda ketahui ialah apakah ia seorang “pecinta diri sendiri” atau bukan. Jika ia tipe yang selalu fokus pada dirinya ketimbang pada anda, ini tanda kurang baik, terutama jika anda ingin serius dengannya di kemudian hari.

3. Ketahui sejarah percintaannya.
Apakah orang ini terkenal sebagai si tukang gonta ganti pacar? Jika mantan pacarnya ada 12 padahal umurnya baru 23 tahun, anda benar-benar harus hati-hati, karena itu berarti dia bermasalah dengan satu kata yang berjudul ‘komitmen’. Bisa-bisa anda hanya akan menjadi “pacar nomor 13” untuknya.

4. Apakah anda nyaman bersamanya?
Ada orang yang anda sukai tapi membuat anda sendiri tidak nyaman. Mungkin karena bahasanya yang kasar, cara berpakaiannya yang -jujur saja- membuat anda malu, atau tingkah lakunya yang kadang tidak sopan. Jika ya, anda harus mempertimbangkannya baik-baik.

5. Bagaimana ia pada keluarganya?
Bagaimana ia memperlakukan keluarganya dan bagaimana ia berhubungan dengan saudara-saudaranya adalah hal penting yang disimak. Peringatan besar muncul jika orang yang anda sukai suka memusuhi adiknya sendiri atau kasar pada orang tuanya.

6. Sadari pengaruh kehadirannya pada kerohanian anda.
Ini poin yang paling penting. Sebelum anda dan dia memulai hubungan yang lebih serius, anda harus mulai bisa menilai dari berbagai segi, apakah kehadiran orang istimewa anda itu memberi pengaruh baik bagi sisi rohani anda atau tidak. Apakah kehadirannya membuat anda rajin berdoa atau malah jadi malas berdoa sama sekali? Apakah bersamanya membuat anda jadi jatuh dalam dosa atau tidak? Poin utamanya ialah, bersama dengan dirinya harus membuat hidup rohani anda naik dan bukan turun. Jika bersama dengannya membuat rohani anda menjadi lemah, tinggalkan saja angan untuk bersamanya.

7. Bayangkan yang jauh kedepan.
Maksudnya, anda harus mulai punya bayangan sebuah pernikahan dengan
dirinya. Jika membayangkan untuk menjadi istri/suami nya saja membuat
anda merasa aneh, jangan lanjutkan. Bayangkan juga apakah ia bisa menjadi
ayah/ibu yang baik bagi anak-anak anda nanti. Kalau sikap dan karakternya sangat meragukan untuk itu, berarti ini sebuah lampu merah untuk anda.

8. Orang lain harus dihargai.
Pendapat orang tua, pendapat sahabat, pendapat pimpinan, harus anda
dengarkan. Biasanya mereka yang sudah “buta oleh cinta” tidak bisa melihat
segala sesuatu dengan objektif. Karena itu pendapat orang penting dipertimbangkan. Jika semua orang terdekat anda berkata tidak, tidak ada
salahnya untuk mempertimbangkan kembali keputusan anda.

Jika hampir semua dari 8 hal sederhana diatas mengarah ke sesuatu yang negatif tentang orang yang anda sukai tersebut, mengapa anda harus pusing lagi?

Masyarakat boleh menyebarkan kebohongan bahwa “anda harus punya pacar!!”. Padahal tidak. Begitu banyak perceraian yang terjadi karena kebohongan ini.

Mereka memaksakan diri berpacaran dengan orang yang salah hanya karena ingin punya pacar dan akhirnya menikahi orang salah itu. Dan penyesalan hanya datang terakhir: “andai aku lebih berhati-hati waktu pacaran dulu”.

Karena itu, tidak ada salahnya bagi anda untuk MENUNGGU sampai orang yang terbaik untuk anda dari Tuhan, tiba.

True Love takes Time, isn’t it?

 
5 Comments

Posted by pada 11 Desember, 2008 in Cinta, dari hati, obrolan ringan

 

DIAM

(untuk direnungkan…..)

Terkadang diam menjadi solusi ampuh (gak tau ya setuju apa gak…),

Tapi dengan diam sejenak kita dapat merenung.
Diam menjadi saat di mana kita dapat mengumpulkan kekuatan untuk menghadapi tantangan.
Diam untuk mendinginkan suhu hati yang panas dan sering ingin membalas.
Diam untuk gantian mendengarkan orang lain berbicara dan bukannya kita yang ceplas-ceplos terus.
Diam untuk introspeksi diri, tak usah menyalahkan orang lain.
Diam untuk memberitahu seseorang tentang sesuatu.
Diam waktu mendengar dan menyerap teguran, mungkin kita memang salah.
Diam….
Diam punya banyak arti.

Jadi kalau seseorang DIAM, bukan berarti ia tidak memperhatikan,
bukan berarti ia bodoh,
bukan berarti ia tidak tahu apa yang kau bicarakan,
bukan berarti ia lemah,
n bukan berarti ia telmi (terlambat mikir…)

karena banyak perkataan justru membawa orang kepada semakin banyak kebohongan dan dosa,
dan perkataan yang tidak berguna yang kau ucapkan akan menghancurkan dirimu sendiri dan juga orang lain.

Kalau kamu sedang ada masalah yang berat, ambil waktu untuk berdiam diri sejenak. Bukan berarti diam adalah ‘solusi utama’, namun sekali lagi diam itu bermanfaat.
Kurangi bicaramu maka kuranglah kesusahanmu.

(corat-coret-corat-coret…..)

God Bless You, My FRIEND

[as my posting in my FS bulletin page]

 
4 Comments

Posted by pada 10 Oktober, 2007 in dari hati

 
 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 29 pengikut lainnya.