RSS

Arsip Kategori: obrolan ringan

4 Kuadran Prioritas

Sebenarnya saya sedang tidak mood untuk menulis blog dan harus segera melihat referensi utk tugas besok, dan lebih tepatnya saya sangat butuh istirahat. Berhubung hanya tidur beberapa jam saja lalu harus duduk terpaku di dalam ‘ruangan itu’ selama hampir 6 jam dengan AC menyorot langsung ke arah saya.

Posisi saya saat ini sedang di ruang referensi lt.3, di sebuah meja bulat tepatnya. Katalog online sudah berfungsi dan saya harus mengerjakan tugas, tapi otak sdh tidak mampu lagi, habis terkuras 6 jam ditambah ngantuk dan capek. Jadi, ini apa yg ingin saya sampaikan sebelum saya tertidur pulas di meja ini….

oke, ada satu teori menarik yang saya dapatkan hampir di setiap sesi pembekalan kepemimpinan yaitu mengenai ‘kuadran prioritas’ (saya menyebutnya begitu). Intinya adalah bagaimana melakukan manajemen waktu dengan lebih baik dengan memisahkan hal-hal yang akan anda lakukan ke dalam empat buah kategori seperti gambar di bawah ini:

Kuadran I: Penting dan Mendesak

Letakkan segala sesuatu yang anda anggap penting dan harus segera dilakukan pada kuadran ini. Ingat bahwa kuadran ini hanya boleh berisi hal-hal yang benar-benar penting dengan tingkat urgensi yang tinggi (halah..), misalnya makan setiap hari, pergi ke dokter saat sakit, belajar utk ujian besok, dll.

Kuadran II: Tidak Penting tapi Mendesak

Kuadran ini berisi hal-hal yang menurut anda tidak penting tetapi harus segera dikerjakan saat itu juga. Misalnya nongkrong di cafe, anda diundang ke pesta perayaan ulang tahun kucing tetangga anda yang pertama, atau harus menemani teman cewek anda beli  baju di mall sebelum diskonnya ditutup malam ini. Anda dapat memilih untuk melakukan hal-hal di kuadran ini jika memang memiliki waktu luang. Silakan disesuaikan.

Kuadran III: Penting tapi Tidak Mendesak

Bagian ini berisi hal-hal yang penting untuk diselesaikan, namun dapat anda ‘cicil’ secara bertahap. Yang harus diwaspadai dari kuadran ini adalah budaya menunda-nunda, karena suatu saat bisa saja prioritas dari kuadran III berpindah ke kuadran I. Contohnya: investasi/cicilan rumah, mengembangkan produk perusahaan yang baru, laporan akhir bulan, mendalami penelitian/skripsi/tesis, dan tugas-tugas yang masih memiliki rentang waktu lama. Untuk kuadran ini berlaku istilah ‘lebih cepat lebih baik‘.

Kuadran IV: Tidak Penting dan Tidak Mendesak

Nah, ini bagian yang cenderung ditukar kebanyakan orang dengan Kuadran I. Contohnya sangat mudah: main FB / Twitter saat kelas berlangsung, ngumpul2 untuk bergosip, maen game online sampe pagi, dll.

Ada satu ungkapan: Bagi orang Barat, waktu adalah uang. bagi orang Arab, waktu adalah pedang. Gunakan waktu yang kita punya dengan sebaik2nya.

Finally, artikel ini dibuat berdasarkan pemahaman saya pribadi. Yah, saya pun masih harus banyak belajar menentukan prioritas :)

Btw, post ini masuk kuadran berapa? kayaknya sih kuadran IV :D

Semoga berguna.

Sleep.

 
1 Comment

Posted by pada 21 Februari, 2012 in obrolan ringan, Opini

 

Bingung cari pasangan hidup..? Ini dia tipsnya!

Bingung cari pasangan? Remaja yang beranjak dewasa biasanya dihadapkan dengan masalah klasik ini. Ada yang cuek abis, ‘dapat langsung embat’, ada juga yang super selektif, menunggu ‘miss perfect’ ataupun ‘mr perfect’ untuk menghampiri mereka. Well, kita tidak perlu se-ekstrim itu karena tidak ada manusia yang sempurna, hanya saja kita menunggu pasangan yang tepat. Tepat? Seperti apa (siapa)?

Ada satu referensi bagus yg aku dapat dari hasil arsip di komputerku, sumbernya lupa ;p maaf utk author-nya. However, biar artikel ini berguna bagi kalian semua. Selamat membaca!

Memilih pasangan hidup memang harus hati-hati. Bibit bobot bebet bukan hanya sekedar nasehat tidak penting dari orang tua. Itu benar-benar sesuatu yang harus dipertimbangkan. Tapi ada beberapa hal sederhana yang bisa membantu anda dalam pendekatan awal untuk bisa mempertimbangkan apakah orang ini layak diperjuangkan untuk menjadi kandidat pasangan anda kedepan nanti.

1. Bagaimana reputasinya?
Tidak selamanya mimpi “untuk mengubah seorang yang liar menjadi orang yang baik hati” itu bisa menjadi kenyataan. Karena itu jika reputasi orang yang anda sukai itu sangat buruk diluar sana , anda sebaiknya berhati-hati dan berpikir dua kali.

2. Kenali setiap percakapan dengannya.
Dalam percakapan itu, yang penting anda ketahui ialah apakah ia seorang “pecinta diri sendiri” atau bukan. Jika ia tipe yang selalu fokus pada dirinya ketimbang pada anda, ini tanda kurang baik, terutama jika anda ingin serius dengannya di kemudian hari.

3. Ketahui sejarah percintaannya.
Apakah orang ini terkenal sebagai si tukang gonta ganti pacar? Jika mantan pacarnya ada 12 padahal umurnya baru 23 tahun, anda benar-benar harus hati-hati, karena itu berarti dia bermasalah dengan satu kata yang berjudul ‘komitmen’. Bisa-bisa anda hanya akan menjadi “pacar nomor 13” untuknya.

4. Apakah anda nyaman bersamanya?
Ada orang yang anda sukai tapi membuat anda sendiri tidak nyaman. Mungkin karena bahasanya yang kasar, cara berpakaiannya yang -jujur saja- membuat anda malu, atau tingkah lakunya yang kadang tidak sopan. Jika ya, anda harus mempertimbangkannya baik-baik.

5. Bagaimana ia pada keluarganya?
Bagaimana ia memperlakukan keluarganya dan bagaimana ia berhubungan dengan saudara-saudaranya adalah hal penting yang disimak. Peringatan besar muncul jika orang yang anda sukai suka memusuhi adiknya sendiri atau kasar pada orang tuanya.

6. Sadari pengaruh kehadirannya pada kerohanian anda.
Ini poin yang paling penting. Sebelum anda dan dia memulai hubungan yang lebih serius, anda harus mulai bisa menilai dari berbagai segi, apakah kehadiran orang istimewa anda itu memberi pengaruh baik bagi sisi rohani anda atau tidak. Apakah kehadirannya membuat anda rajin berdoa atau malah jadi malas berdoa sama sekali? Apakah bersamanya membuat anda jadi jatuh dalam dosa atau tidak? Poin utamanya ialah, bersama dengan dirinya harus membuat hidup rohani anda naik dan bukan turun. Jika bersama dengannya membuat rohani anda menjadi lemah, tinggalkan saja angan untuk bersamanya.

7. Bayangkan yang jauh kedepan.
Maksudnya, anda harus mulai punya bayangan sebuah pernikahan dengan
dirinya. Jika membayangkan untuk menjadi istri/suami nya saja membuat
anda merasa aneh, jangan lanjutkan. Bayangkan juga apakah ia bisa menjadi
ayah/ibu yang baik bagi anak-anak anda nanti. Kalau sikap dan karakternya sangat meragukan untuk itu, berarti ini sebuah lampu merah untuk anda.

8. Orang lain harus dihargai.
Pendapat orang tua, pendapat sahabat, pendapat pimpinan, harus anda
dengarkan. Biasanya mereka yang sudah “buta oleh cinta” tidak bisa melihat
segala sesuatu dengan objektif. Karena itu pendapat orang penting dipertimbangkan. Jika semua orang terdekat anda berkata tidak, tidak ada
salahnya untuk mempertimbangkan kembali keputusan anda.

Jika hampir semua dari 8 hal sederhana diatas mengarah ke sesuatu yang negatif tentang orang yang anda sukai tersebut, mengapa anda harus pusing lagi?

Masyarakat boleh menyebarkan kebohongan bahwa “anda harus punya pacar!!”. Padahal tidak. Begitu banyak perceraian yang terjadi karena kebohongan ini.

Mereka memaksakan diri berpacaran dengan orang yang salah hanya karena ingin punya pacar dan akhirnya menikahi orang salah itu. Dan penyesalan hanya datang terakhir: “andai aku lebih berhati-hati waktu pacaran dulu”.

Karena itu, tidak ada salahnya bagi anda untuk MENUNGGU sampai orang yang terbaik untuk anda dari Tuhan, tiba.

True Love takes Time, isn’t it?

 
5 Comments

Posted by pada 11 Desember, 2008 in Cinta, dari hati, obrolan ringan

 

Sinyal T********l

T*******l mengalami gangguan di tempatku sekarang (salatiga n sekitarnya), dari jam 4 sore sampai skarang (jam 10 malam) blm jadi juga, NO ACCESS, bgitu tulisannya.

Saya adalah pengguna setia T*******l dan belum pernah (permanen) ganti nomer :) namun kualitas sinyal yang buruk sering membuat saya gerah. Pasalnya, seringkali SMS yang dikirim pagi masuk siang, siang masuk sore, sore masuk malam… selain itu, untuk menelepon, saya sering harus keluar kamar kos dan mencari-cari sinyal sambil “ngangkat-ngangkat” HP. Lama kelamaan bosan juga jadinya.

Akhirnya aku beli I****** untuk sementara, biar bisa telpon. Sebagai pemberitahuan, ini bukan pertama kalinya terjadi, jadi, ini PR buat pekerja T*******l di daerah Jateng dan sekitarnya untuk menangani hal ini dengan serius!

Himbauan untuk pihak T*******l Salatiga, sinyal di daerah sekitar Salatiga juga kurang baik, apalagi kalau sudah masuk kamar, masak tiap kali telpon / sms aku harus keluar kamar? tidak nyaman rasanya.

Yah, mudah-mudahan diperhatikan sehingga hal seperti ini tidak terulang kembali :)

Update: Pihak T*******l telah memperbaiki kualitas sinyalnya di kota Salatiga, sinyal dalam kamar tertutup tetap full, internetan juga lancar. Good Job :)

 
3 Comments

Posted by pada 10 Agustus, 2008 in obrolan ringan

 
 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 29 pengikut lainnya.