DIAM


(untuk direnungkan…..)

Terkadang diam menjadi solusi ampuh (gak tau ya setuju apa gak…),

Tapi dengan diam sejenak kita dapat merenung.
Diam menjadi saat di mana kita dapat mengumpulkan kekuatan untuk menghadapi tantangan.
Diam untuk mendinginkan suhu hati yang panas dan sering ingin membalas.
Diam untuk gantian mendengarkan orang lain berbicara dan bukannya kita yang ceplas-ceplos terus.
Diam untuk introspeksi diri, tak usah menyalahkan orang lain.
Diam untuk memberitahu seseorang tentang sesuatu.
Diam waktu mendengar dan menyerap teguran, mungkin kita memang salah.
Diam….
Diam punya banyak arti.

Jadi kalau seseorang DIAM, bukan berarti ia tidak memperhatikan,
bukan berarti ia bodoh,
bukan berarti ia tidak tahu apa yang kau bicarakan,
bukan berarti ia lemah,
n bukan berarti ia telmi (terlambat mikir…)

karena banyak perkataan justru membawa orang kepada semakin banyak kebohongan dan dosa,
dan perkataan yang tidak berguna yang kau ucapkan akan menghancurkan dirimu sendiri dan juga orang lain.

Kalau kamu sedang ada masalah yang berat, ambil waktu untuk berdiam diri sejenak. Bukan berarti diam adalah ‘solusi utama’, namun sekali lagi diam itu bermanfaat.
Kurangi bicaramu maka kuranglah kesusahanmu.

(corat-coret-corat-coret…..)

God Bless You, My FRIEND

[as my posting in my FS bulletin page]

4 thoughts on “DIAM

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s